您现在的位置是:龙雕凤咀网 > olahraga
combo 99 Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
龙雕凤咀网2026-04-07 21:08:19【olahraga】4人已围观
简介Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan combo 99
Nanti setelah sebulan,combo 99 kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.
“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih cukup aman, sebagaimana pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Purbaya menyebut rerata perkembangan harga minyak dunia masih di bawah kapasitas maksimal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, kata Menkeu, APBN masih memadai untuk menahan dampak volatilitas harga minyak.
Meski begitu, dia memastikan akan memantau perkembangan dalam sebulan ke depan dan mengambil keputusan ketika dibutuhkan.
“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” tambahnya.
Bendahara negara pun berharap masyarakat tetap tenang dan meyakini kebijakan pemerintah dalam menavigasi gejolak dunia. Terlebih, Indonesia sudah pernah mengalami lonjakan harga minyak sebelumnya.
“Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas. Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, Bahlil menegaskan bahwa pasokan BBM masih andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode puasa dan Idul Fitri. Dia pun menjamin harga BBM bersubsidi, Pertalite, tidak akan naik meskipun harga minyak dunia menembus 118 dolar AS per barel.
Diberitakan oleh Sputnik, harga minyak mentah jenis Brent mencapai 118 dolar AS per barel untuk kali pertamanya sejak 17 Juni 2022.
Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Baca juga: Harga BBM Pertamina, Shell, bp, Vivo stabil pada pekan kedua Maret
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
很赞哦!(8)
相关文章
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
- PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
热门文章
站长推荐

Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang

SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan

PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026

Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan

Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026

Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita

Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United

Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA